ANALISIS EKONOMI MAKRO & FISKAL — KABUPATEN MAMUJU (Data s.d. 2025)
PDRB ADHB
Rp 100,0
Dalam Miliar Rupiah
Sumber: BPS
Pertumbuhan
5,86%
▲ Tren Ekonomi Positif
Sumber: BPS
IPM
71,00
Tinggi
Sumber: BPS
Gini Ratio
0,001
Rendah (Baik)
Sumber: BPS
TREN INDIKATOR EKONOMI & SOSIAL
Analisis Trend Ekonomi
Pembangunan manusia menunjukkan tren konsisten meningkat dengan total kenaikan 1.62 poin, menempatkan wilayah ini pada kategori Tinggi. Di sisi lain, tingkat kemiskinan menunjukkan performa positif (berhasil ditekan) dengan selisih 0.64% dibanding periode awal. Angka kemiskinan sudah di bawah satu digit, yang merupakan capaian strategis.
Komparasi data periode 5 thn terakhir.
Sumber: BPS / SIPD
INDIKATOR TAMBAHAN
Inflasi (Y-on-Y)
1,66%
Tkt Pengangguran (TPT)
Gini Ratio
0,001
Laju Pertumbuhan Ekonomi
5,86%
Nilai Tukar Petani (NTP)
116,73
Sumber: BPS
TREN REALISASI INVESTASI
Periode: 2026 Q1 Rp 277,9 M
Pertumbuhan: +395,0% Sumber: BKPM
STRUKTUR EKONOMI
Pertanian 42,5%
Perdagangan 15,2%
Industri 12,8%
Konstruksi 10,5%
Jasa Lainnya 19,0%
Insight Sektoral
Struktur ekonomi didominasi oleh Pertanian (42,5%). Bersama Perdagangan, keduanya menguasai 57,7% PDRB. Hal ini mengindikasikan ketergantungan yang tinggi pada sektor primer, sehingga stabilitas ekonomi sangat dipengaruhi oleh faktor alam dan harga komoditas.
Sumber: BPS
MONITORING HARGA PIHPS
Update: 01/05/2026
KOMODITAS HARGA (Rp) TREND GRAFIK
Gula Pasir 21.500 —0%
Minyak Goreng 18.000 ▲4.35%
Cabai Rawit Hijau 43.750 ▲6.97%
Cabai Rawit Merah 44.150 ▼9.71%
Cabai Merah Besar 33.650 ▲11.79%
Bawang Putih 40.000 ▼1.23%
Bawang Merah 42.350 ▲0.59%
Telur Ayam 28.750 ▼10.58%
Daging Ayam 30.900 ▼14.76%
Daging Sapi 136.650 ▲1.22%
Beras Super 15.500 ▲0.98%
Beras Medium 14.350 ▲1.06%
Beras Kualitas Bawah I 13.400 ▲0.37%
Beras Kualitas Bawah II 13.700 ▲0.37%
Beras Kualitas Medium II 14.350 ▲1.41%
Beras Kualitas Super II 15.550 ▲0.97%
Cabai Merah Keriting 35.600 ▼1.11%
Daging Sapi Kualitas 2 135.000 —0%
Gula Pasir Lokal 18.500 ▲2.78%
Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1 23.150 —0%
Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2 23.500 ▲1.51%
Sumber: PIHPS Nasional BI
PERBANDINGAN KABUPATEN
WILAYAH IPM MSKN GINI
Kab. Majene 69,9 13,0% 0,370
Kab. Mamasa 68,7 14,0% 0,353
Kab. Mamuju 72,0 7,0% 0,366
Kab. Mamuju Tengah 68,8 7,5% 0,355
Kab. Pasangkayu 71,6 5,0% 0,379
Kab. Polewali Mandar 0,0 14,0% 0,370
Prov. Sulawesi Barat 68,7 10,2% 0,000
Performa Regional
Mamuju mencatatkan IPM tertinggi (72.0). Sementara angka kemiskinan terendah berada di Pasangkayu (5.0%). Kesenjangan IPM antar wilayah masih terpantau cukup dinamis.
Sumber: BPS Sulbar